Selamat Datang 2019

Tak terasa sudah tahun baru lagi, selamat datang 2019. Rasa-rasanya baru saja kemarin merayakan tahun baru 2018, eh nyatanya sudah berganti tahun. Cepat sekali, tak terasa.

Lalu, apa kabar resolusi dan harapan tahun 2018? Sejauh mana capaian yang sudah terpenuhi? Masing-masing orang punya jawabannya sendiri.

2018

Bagi saya, 2018 menjadi tahun penting dan menyenangkan. Menjadi penting karena 2018 menjadi tahun titik awal saya menapaki karir yang saya idam-idamkan, yakni menjadi dokter hewan karantina. Sudah sejak semasa kuliah dulu pingin menjadi bagian dari institusi pemerintah ini. Alasannya, dulu pernah magang di Karantina Surabaya saat masih kuliah, sehingga sedikit banyak mengetahui apa dan bagaimana pekerjaan yang dilalukan. Sejak saat itulah bercita-cita menjadi dokter hewan karantina. Dan, terkabul. Alhamdulillah.

Tahun 2018 menjadi tahun yang menyenangkan karena untuk pertama kalinya saya menginjakkan kaki di bumi Papua, di Merauke tepatnya. Dulu sama sekali tidak ada bayangan bisa pergi sejauh ini, apalagi sampai mencari rejeki di sini. Dengan semangat empat lima ingin mengabdi pada bangsa dan negara, saya berangkat menuju Merauke. Dan, ternyata tinggal di Merauke itu menyenangkan. Seru, menantang, damai, dan sangat liveable. Semua kebutuhan dasar untuk hidup tersedia di Merauke. Masalah harga-harga barang dan jasa tidak jauh berbeda dengan di Jawa, bahkan beberapa item bisa lebih murah. Misalnya, harga tempe di Merauke Rp 5.000 bisa dapat 3 potong, besar-besar pula potongannya.

Intinya hidup di Merauke itu enak, kondusif, dan penuh asa.

Di tahun 2018, saya tidak menargetkan hal-hal khusus. Hanya ingin menikmati yang capaian yang sudah diraih sembari beradaptasi di lingkungan kerja dan masyarakat yang baru. Iya, hanya itu.

2019

Kini di tahun 2019, saatnya mulai mengejar cita-cita yang lain, yang di tahun-tahun sebelumnya belum terkejar. Beberapa di antaranya, seperti:

  1. Menulis di blog ini paling tidak 2 post per pekan. Ingin sekali rutin menulis seperti para blogger profesional yang sudah lama berkecimpung di dunia per-blog-an.
  2. Bisa menambah satu skill penting untuk bertahan di Merauke : memasak. Iya, di Merauke masih jarang ada warung makan. Apalagi warteg, tidak ada. Kalau pun ada harga makanan jadi seperti itu relatif mahal harganya. Jauh lebih irit kalau masak sendiri. Jadinya, tahun ini saya harus bisa masak. Yesss!!
  3. Belajar satu bahasa asing lagi, yaitu Bahasa Thailand. Saya jatuh cinta dengan cara orang-orang Thailand berkomunikasi. Apalagi hurufnya yang terlihat ruwet seperti itu, kalau bisa menguasainya kan keren. Punya nilai tambah. Siapa tahu suatu hari nanti dipromosikan jadi Atase di bidang pertanian di Thailand.. hihihi..
  4. Berolahraga rutin. Lingkungan yang kondusif dan banyak makan membuat perut mudah buncit. Meski saya termasuk orang yang susah sekai gemuk, tapi saya suka makan. Kalau tidak dibarengi dengan olahraga rutin bisa-bisa sakit di kemudian hari. Jadi olahraga itu penting.
  5. Mulai berinvestasi untuk masa depan, terutama emas. Saya tergiur dengan emas sejak mengetahui harganya yang terus menanjak setiap tahunnya. Beli di harga sekarang, bisa berubah bulan depan. Kenaikannya pun konstan dan stabil. Tentunya lebih aman dari jenis investasi lainnya. Oleh karenanya saya ingin mendalami investasi ini.

Itulah sekelumit cita-cita saya di tahun 2019. Menjadi tahun dimana saya sudah saatnya memikirkan dengan hal-hal berkaitan dengan masa depan dan pengembangan diri.

Harapan saya semoga semuanya bisa tercapai dengan baik di akhir 2019 mendatang. Bismillah, saya mengawali tahun 2019 dengan semangat menggebu untuk mencapai target yang sudah direncanakan.

Amiiinn….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *