Story

#2 Jalan-Jalan Ke Facebook : Nulis Kata-Kata di “Facebook Wall” Beneran

Kawan punya akun Facebook? Tiap kali membukanya, hal pertama yang terlihat di laman paling atas adalah kotak bertulisan “What’s on your mind?”. Ya, tidak lain tidak bukan itu adalah Wall atau Dinding.

Sejak awal kemunculan Facebook, Wall menjadi fitur paling populer. Kegunaannya banyak. Update status, menulis postingan, artikel, check in, sampai upload foto dan video. Kita bisa juga milih-milih warna dan gambar latar belakang saat menulis Wall.

Nah, masih dari oleh-oleh jalan-jalan ke kantor Facebook Indonesia nih, jika selama ini kita semua menulis di Wall virtual di laman akun Facebook masing-masing, ternyata tepat di kantornya, ada Wall beneran di dindingnya yang dipersilakan untuk dipakai menuliskan segala macam.

Corat-coret apapun, nulis celotehan apapun, uneg-uneg apapun, terserah. Bebas.

Persis seperti di dunia maya, Wall yang sebenar-benarnya ini juga ada tulisan “What’s on your mind?” berwarna biru muda mencolok. Di bawah dinding putih ini disediakan spidol marker bagi siapa saja yang ingin menulis.

Kami, para penggiat media sosial Badan Karantina Pertanian yang biasa dipanggil Karimin, tak mau melewatkan kesempatan begitu saja. Begitu acara Kelas Digital Pemerintah usai, kami langsung beranjak menyabet spidol lalu mencoret-coret Wall dengan tulisan-tulisan.

Kapan lagi bisa corat-coret dinding putih begini. Bebas lagi. Jadi ingat masa kecil dulu, kalau dinding rumah kena kotoran coretan sedikit saja, langsung diuring-uring orang tua. Mumpung kaan

Logo Barantan dan tulisan Karimin di Wall kantor Facebook Indonesia

Jadilah kita meninggalkan kenang-kenang dengan menggambar logo Barantan, karimin, dan aku medsos Barantan di sana. Biar dikenal sama peserta-peserta lain, yang kebetulan berasal dari kementerian/lembaga yang berbeda-beda. Bisa juga dikenal sama petinggi dan karyawan Facebook, lha wong pas disana banyak wira-wiri karyawan dan tamunya dari luar negeri. Mantul kan kalau, yaah, paling tidak ada yang melirik dan membacanya.

Meski gak yakin sih corat-coretan ini bakal bertahan lama, karena pasti akan dicat ulang supaya dindingnya bersih lagi, dan dipakai nulis lagi.

Tapi tak apa, yang penting sudah menorehkan sejarah kalau berhasil menulis di Wall beneran, di kantornya pula. He.

Tim Karimin

Persembahan Bagi Merauke

Sebagai satu-satunya peserta yang datang dari ujung timur negeri, dalam kesempatan langka ini, tak lupa saya tuliskan nama Merauke di Wall kantor Facebook Indonesia. 🙂

Saya menuliskan salam dari Merauke dan motto kebanggaan masyarakat Merauke, Izakod Bekai Izakod Kai – Satu Hati Satu Tujuan.

Meski hanya sebatas tulisan yang berada di pojokan Wall, tak mengapa bila saya persembahkan ini bagi kota tempat saya berkembang dan mengabdikan diri. Sebuah tulisan di dinding kantor resminya Facebook Indonesia, perusahaan yang mengurusi banyak produk, yang mana sampai-sampai kita tak bisa lepas darinya, seperti Facebook, WhatsApp, dan Instagram.

Supaya Merauke bisa dikenal, tak hanya di Indonesia, tapi juga sampai ke mancanegara.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *