Happy 31

Alhamdulillah, nikmat syukur tak terkira karena di bulan November ini, di tanggal lima, saya merayakan ulang tahun.

Tak terasa, ulang tahun ini adalah yang ke-31. Usia kedewasaan sebagai manusia.

Tak henti-hentinya saya berucap syukur kehadirat Allah SWT atas berkah umur yang diberikan. Juga berkah kesehatan sehingga bisa tetap berkarya dalam mengemban tugas-tugas hingga kini.

Memasuki usia kebapak-bapakan ini, membuat saya mengenang bulan November pada tahun-tahun sebelumnya.

Pertanyaan muncul, apa yang telah saya perbuat hingga kini? Apa capaian dan prestasi yang telah tergapai? Sudahkah memberikan kontribusi kepada lingkungan sekitar, orang lain, dan keluarga khususnya?

Pertanyaan-pertanyaan itu terus saja ada di benak saya. Sudah umur 31 tapi rasa-rasanya minim prestasi dan belum bisa membahagiakan orangtua, apalagi bermanfaat bagi orang lain.

Keluarga yang Utama

Apa hal yang paling berharga yang tak bisa tergantikan dan tak bisa dibeli dengan harga sekalipun? Ya, keluarga.

Bagi pria yang sudah settle dengan karirnya, hal paling penting berikutnya adalah keluarga. Orangtua, saudara, dan istri adalah keluarga yang perlu kehadiran kita.

Tapi, bagaimana bila kita berada di perantuan yang jauh dari keluarga? Teman-teman terdekatlah yang menjadi keluarga kita. Baik teman-teman kantor, teman nongkrong, maupun kenalan sekalipun adalah keluarga kita.

Kue kejutan dari Tiara’s Family

Alhamdulillah, di kota Merauke ini saya bertemu dengan teman-teman yang selalu pengertian dan perhatian. Rasa senasib tinggal jauh dari keluarga membuat kita semakin dekat dan saling membutuhkan satu sama lain.

Mas Muhsi, Mas Catur, dan saya bahkan sampai membentuk keluarga sendiri yang bernama Tiara’s Family.

Siapa mereka? Mereka adalah teman yang pertama kali saya temui begitu pertama kali menginjakkan kaki di Merauke. Saya banyak dibantu oleh keduanya dan lama-lama saling membutuhkan.

Bahkan, keduanya memberikan surprise kue ulang tahun saat saya berulang tahun. Terima kasih Tiara’s family telah memberikan kejutan yang begitu berkesan.

Tiara’s Family

Harapan Tahun Depan

Harapan saya yang paling utama di tahun depan adalah dipertemukan dengan jodoh saya.

Iya, doa saya adalah bisa segera menikah. Semoga Allah SWT berkenan mempertemukan saya dengannya kelak.

Untuk hal yang lain, harapan saya banyak.

Menjadi pribadi yang lebih dewasa dalam bersikap dan mengambil keputusan. Berupaya untuk terus memantaskan diri demi cita-cita yang lebih besar. Menjadi dewasa yang tak hanya fisik, melainkan juga batin dan mental.

Tak mudah terpancing emosi, lebih tenang, tidak buru-buru dalam bertindak, berpikir panjang dan bijak dalam segala pengambilan keputusan. Saya masih dalam proses itu, menuju yang lebih baik.

Mendalami satu bahasa asing. Saya dari dulu ingin sekali menguasai bahasa asing selain Bahasa Inggris. Tak hanya tuntutan pekerjaan, namun juga menambah skill.

Bekerja kreatif dan bermanfaat bagi khalayak. Pada dasarnya saya suka bercerita. Saya ingi agar bisa terus produktif dengan membuat tulisan yang informatif yang bisa jadi referensi bagi masyarakat luas. Salah satunya dengan menggiatkan blog ini.

Akhirnya, saya berucap terima kasih kepada orang tua, keluarga, dan sahabat atas ucapan dan doanya yang diberikan kepada saya.

Mohon maaf jika tak bisa dibalas satu-satu. Saya berdoa semoga rekan-rekan semua selalu mendapatkan keberkahan hidup dan kebahagian.

Amin.

0 Shares
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like

Hello World!

Halo Dunia! Perkenalkan, saya Yayan. Sehari-hari bekerja sebagai pegawai pemerintah yang bertugas di Merauke, Papua. Baru-baru ini, saya…

Kompilasi 2019 (Bagian 1)

Tahun 2019 tinggal menghitung tiga hari lagi segera berakhir. Kini, waktunya meresapi dan merenungkan apa saja yang sudah…