Tablem Country, Wisata Berkemah Tepi Danau Yang Sedang Naik Daun di Merauke

Bagi yang mereka tinggal di Merauke, Papua pasti ada perasaan bosan dan jenuh tatkala berbicara soal liburan. Memang harus diakui, di Merauke ini kurang sekali tempat atau sarana liburan. Tidak ada bioskop, theme park, atau mal besar. Pokoknya tidak ada penyalur hasrat kehedonismean di Merauke ini.

Sebenarnya, hal itu bagus bila dilihat dari kacamata ekonomi dan kearifan lokal. Cocok bagi mereka yang hidupnya hemat dan tak suka jajan-jajan, seperti saya. Haha…

Sayangnya, namanya juga manusia, tetap perlu liburan untuk melepas penat. Dan juga senyaman-nyamannya bekerja dan tinggal di Merauke, pasti butuh tempat rekreasi, apalagi yang memanjakan mata dengan pemandangan alamnya yang eksotis tidak ada di daerah lain.

Kebetulan, Sabtu lalu saya dan teman-teman memiliki waktu senggang untuk berlibur singkat. Ada tempat baru yang lagi hits di Merauke, tepatnya di Distrik Jagebob. Belum banyak yang tahu lokasinya karena memang benar-benar baru.

Namanya Tablem Country. Sebuah taman perkemahan (ya, kalau bisa dibilang begitu) berkontur layaknya bukit landai dengan danau luas membentang. Tempat ini makin cantik karena sengaja ditanami bunga-bunga dan dibuat bangku-bangku lengkap dengan payung supaya nongki-nongki semakin sendu saat memandangi alam sekitar.

Berkemping ria menikmati malam

Lokasinya sekitar 100 meter dari Kampung Erom, kampung terdekat dari lokasinya, arah ke Distrik Jagebob. Kalau dari Kota Merauke, yaa, kurang lebih 2 jam. Itu kalau perjalanan dengan mobil di siang hari. Kalau malam bisa lebih lama. Sebenarnya jalan ke sana enak, tinggal jalan lurus saja karena memang hanya itu saja jalannya. Hanya saja, setelah sirkuit Tanah Miring, jalan aspalnya banyak yang mengelupas dan rusak. Alhasil, harus hati-hati karena ada bagian jalan yang dalam cekungannya.

Kami bertujuh berangkat dari kota saat malam. Jalan pelan-pelan karena gelap dan jalan rusak. Begitu sampai di tempatnya, kami terperangah karena ternyata sudah ramai sesama ‘pencari liburan’. Tenda-tenda sudah berdiri masing-masing di pinggir danau.

Lalu, kita dapat tempat tidak kalau sudah seramai ini?

Eh, ternyata eh ternyata, ketua tim kami, Bang Randy namanya, telah jauh-jauh hari sebelumnya booking tempat ke pemilik Tablem ini. Jadinya kita mendapatkan lokasi yang paling pas dan strategis, tepat menghadap ke danau di bawah pohon rindang dengan dua tiang sebagai penyangga hammock. 

Oya, Tablem Country ini sebenarnya adalah lahan milik pribadi yang kebetulan memiliki pemandangan alam indah. Pemiliknya namanya Om Picu, warga Merauke. Dari ceritanya, awalnya Tablem yang luasnya mencapai 300 hektar ini adalah hutan belantara yang dibelinya sekitar 24 tahun silam. Bisa dibayangkan luasnya tempat ini. Sungguh investasi masa depan yang bikin iri setiap orang. Karena viral, jadilah Tablem jadi objek wisata dengan konsep bumi perkemahan yang dikelola secara pribadi.

Senja di danau Tablem Country
Ada perahu bagi yang ingin keliling danau

Saya boleh mengatakan kalau Tablem Country ini tempatnya cozy, asyik, tenang, dan alami. Tertata dengan baik, teratur, dan hommy. Fasilitas dasar seperti toilet, mushola, dan penerangan, pun tersedia. Om Picu juga menjual minuman dan snack ringan. Mau naik perahu keliling danau? Bisa banget. Ada perahunya, tapi bayar ya. Keliling danau wajib pakai pelampung dan duduk manis.

Menikmati suasana malam yang hening begitu menenangkan. Jauh dari suara hiruk pikuk kota, suara knalpot kendaraan, dan tentunya sejenak bisa melupakan deadline pekerjaan. Saking heningnya dan minim polusi cahaya, bisa dengar suara jangkrik dan bonusnya bisa melihat bintang gemintang dan kabut tipis galaksi bima sakti yang mempesona.

Santai sejenak menikmati semilir angin sambil leyeh-leyeh
Bangku pinggir danau

Meski hanya semalam saja berkemah di sana, tapi rasanya sudah puas menikmati malam yang sendu.

Paginya, saat yang tepat hunting foto. Banyak spot bagus yang bisa dijadikan background foto profil WhatsApp. Ada taman-taman bunga yang mekar, ada juga bangku duduk menghadap langsung ke danau, dan juga ada lope-lope kekinian untuk berfoto bersama pasangan… duh, aku kapan… 🙁

Mau foto romantis? Di sinilah spotnya

Siang dikit ternyata panas, gaes. Jadinya kita berkemas-kemas untuk pulang. Satu hal yang ditekankan pemilik Tablem Country adalah untuk selalu jaga kebersihan. Datang tidak bawa sampah, pulang pun tidak bawa sampah. Itu prinsipnya.

Disediakan juga plastic bag bagi masing-masing rombongan untuk menampung sampah bekas masak-masak dan juga arang kayu bekas bakar-bakar. Nantinya sampah-sampah ini akan dikepul di tempat penampungan sampah.

Bisa dibilang, Tablem Country sangat direkomendasikan bagi mereka yang mencari tempat ketenangan sekaligus wisata alam khas Merauke. Tempat ini selain bersih dan terkelola dengan baik, juga belum terlalu ramai dikunjungi orang-orang. Tempat ini cocok bagi yang pengen cari pengalaman berkemah sebagai liburan kekinian.

Tim Tablem’s Fam. Setelah melewati malam bersama, saatnya kembali ke rutinitas

1 Reply to “Tablem Country, Wisata Berkemah Tepi Danau Yang Sedang Naik Daun di Merauke”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *